fbpx
1 Juni 2017 - Peringatan Hari Lahir Pancasila
1 Jun, 2017

Selamat Hari Lahir Pancasila #SayaIndonesia

Hari ini, 1 Juni 2017 merupakan hari peringatan lahirnya Pancasila, sebuah dasar negara kita, Indonesia. Tahun 2017 menjadi tahun yang spesial karena baru pada tahun ini 1 Juni ditetapkan menjadi hari libur nasional untuk memperingati lahirnya Pancasila.

Mengingat kembali sejarah yang terjadi pada hari ini, 1 Juni 1945 bisa dibilang menjadi awal mulanya hari ini dikenal. Pada hari itu Soekarno berpidato dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (Dokuritsu Junbi Cosakai). Dalam pidato inilah pertama kalinya Soekarno mengemukakan gagasan awal dan konsep Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merdeka.

Pidato tersebut awalnya diterima secara aklamasi oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan dan tidak diberi judul. Barulah kemudian diberi judul “Lahirnya Pancasila” oleh mantan Ketua BPUPK Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam sebuah kata pengantar buku.

Menurut sejarah, pidato “Lahirnya Pancasila” tadi berdurasi kurang lebih satu jam dan berakhir dengan tepuk tangan meriah oleh BPUPKI. Sesudah itu dibentuklah sebuah Panitia Sembilan, yaitu panitia yang bertugas merumuskan pancasila sebagai dasar negara Indonesia berdasarkan pidato Soekarno tadi. Panitia Sembilan terdiri dari Soekarno, Hatta, Yamin, Soebardjo, Maramis, Wahid Hasyim, Abikusno Tjokrosuyoso, dan Abdul Kahar Muzakkir.

Sejarah inipun terus berlanjut hingga akhirnya Pancasila bisa ada dan terus menjadi pemersatu bangsa yang kuat, bahkan sebelum negara Indonesia ini meredeka.

Tapi ada cerita lain, ada satu hal yang menarik dari sejarah Pancasila ini dan saya baru saja membacanya ketika menulis artikel ini. Ketika menulis artikel ini yang saya pikirkan adalah untuk mengupas sedikit sejarah Pancasila kemudian mengucapkan “Selamat Hari Lahir Pancasila” kemudian selesai, tetapi ada hal menarik yang saya temukan.

Awalnya saya tertarik dengan video ini yang dibagikan di Twitter,

 

Jujur awalnya saya ingin mengutip pidato Soekarno pada video tersebut dan menaruhnya ke dalam artikel ini, tetapi saya mencari cara lain untuk mendapatkan teks lengkapnya dengan Googling satu kalimat awal pidatonya, yang kemudian menuntun saya pada halaman ini: Google Book – Filsafat Pancasila Menurut Bung Karno . Dalam link tersebut terdapat teks lengkap dari pidato Soekarno yang dipenggal untuk video tersebut (dimulai dari Bab 4).

Walaupun beberapa halaman terpotong karena terkait Hak Cipta, ada yang menarik pada halaman 92-94, Soekarno berkali-kali membantah isu yang mungkin saat itu tengah beredar dan menjadi perdebatan rakyat Indonesia, yaitu isu agama. Agak familiar ya dengan sekarang? :p

Berdasarkan transkrip pidato tersebut bung Karno menjelaskan bahwa Pancasila bukanlah agama, melainkan sebuah dasar negara ini, ada yang mengkaitkannya dengan Buddha, Hindu dan Islam, tetapi dengan tegas Soekarno membantah hal ini, karena Pancasila adalah sebuah landasan yang bisa dipijak oleh seluruh bangsa ini, apapun agamanya, golongannya, sukunya.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang cerdas yang selalu mempertanyakan segala sesuatu hal yang baru, tetapi dengan pesatnya informasi yang dapat kita miliki sekarang, kita harus bersikap, bertindak dan berbicara lebih cerdas lagi.

Hari ini kita memperingati hari lahirnya Pancasila, tetapi jangan lupa untuk menjadikan ini sebuah momentum untuk mengamalkan Pancasila untuk Indonesia yang lebih baik lagi. Mungkin terdengar semu, tetapi ketika Anda mulai paham apa yang disampaikan Pancasila, Anda akan mengerti bahwa dari lima poin itu menyangkut seluruh poin dalam dunia ini.

Selamat hari lahirnya Pancasila, siapapun Anda, dimanapun Anda berada, mari berpegangan pada Pancasila karena Anda dan #SayaIndonesia.

Ditulis oleh Krepito Studio dalam Blog dan dengan tag .