Mia Matsumiya
25 Jan, 2023

Pencegahan Pelecehan di Jejaring Sosial Dengan Perv Magnet oleh Mia Matsumiya

Semenjak jejaring sosial ada, dengan mudah kita dapat berbagi berbagai hal di dalamnya dari mulai ketertarikan, minat, bakan dan sebagainya. Namun, sayangnya berkah ini disalah gunakan sebagian orang untuk melakukan pelecehan secara online.

Jejaring sosial dapat menjadi tempat penting untuk menghubungkan dan berbagi informasi dengan orang-orang yang berbeda. Namun, ada beberapa orang yang menyalahgunakan kekuatan platform ini dengan mengirimkan pesan yang menyebalkan dan memalukan. Pengguna yang berbeda sering kali menjadi sasaran pelecehan dalam jejaring sosial.

Untuk mengatasi hal itu, penulis dan aktivis web Mia Matsumiya telah mengembangkan sebuah alat bantu yang disebut Perv Magnet. Ini adalah platform yang dapat membantu korban pelecehan untuk melaporkan, mengidentifikasi, dan mengurangi kemungkinan pengiriman pesan yang tidak diinginkan.

Perv Magnet memungkinkan pengguna untuk menggabungkan akun mereka di Facebook, Twitter, dan Instagram. Setelah itu, pengguna dapat mengidentifikasi dan mengambil tindakan terhadap pengirim pesan yang tidak diinginkan. Perv Magnet juga dapat membantu pengguna memblokir dan melaporkan pengirim yang mengirimkan pesan yang tidak diinginkan.

Pengguna juga dapat menggunakan Perv Magnet untuk mengontrol dan mengatur konten yang ditampilkan di akun jejaring sosial mereka. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengelola dan mengizinkan atau memblokir akses ke akun mereka.

Mia Matsumiya berharap bahwa Perv Magnet akan membantu mengurangi pelecehan yang terjadi dalam jejaring sosial. Platform ini dapat membantu pengguna untuk merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan jejaring sosial. Dengan Perv Magnet, pengguna dapat mengontrol konten yang ditampilkan di akun mereka dan melaporkan pengirim pesan yang tidak diinginkan. Ini adalah cara yang efektif untuk mencegah pelecehan dalam jejaring sosial.

Mia Matsumiya - Korban Pelecehan di Jejaring Sosial

Mia Matsumiya – Korban Pelecehan di Jejaring Sosial

Pelecehan yang dialaminya semakin parah ketika dia mempromosikan band nya di jejaring sosial, MySpace. Matsumiya menceritakan dia pernah pergi ke kantor polisi untuk melaporkan pelecehan yang dialaminya, tetapi sang polisi mengatakan kepada Mia “Matikan saja komputernya.

Perv Magnet Seorang Pemain Biola Profesional

Mia Matsumiya (Perv Magnet) yang merupakan seorang pemain biola profesional mengira bahwa pesan-pesan pelecehan yang diterimanya sewaktu masih menjadi personil band akan berhenti pada sesuatu titik, namun ternyata tidak, pelecehan tersebut masih terus berlanjut hingga hari ini.

Mia Matsumiya menceritakan bahwa pernah ada seseorang yang mengirimkan pesan-pesan melecehkan kepada dirinya ditangkap karena membuntuti gadis Asia lain.

“Ketika polisi menangkapnya di perpustakaan umum, ia menemukan sebuah hard drive yang berisi banyak foto akan diriku dan ratusan halaman cerita yang dikarang pria itu tentang bagaimana dia akan memperkosaku. Itu sangat mengerikan.”, Mia Matsumiya mengatakan.

Saat ini Mia Matsumiya menjadi pembicaraan hangat karena dia belum lama ini membuat akan instragram dengan username @perv_magnet. Sebuah akun yang berisi pesan-pesan pelecehan yang diterimanya selama hampir sepuluh tahun.

Dengan ini Mia Matsumiya berharap akan membuat jera para pelaku pelecehan dan juga mengajak para wanita lain yang diperlakukan sama untuk berani mengekspos para pelaku pelecehan tersebut.

Semoga makin banyak wanita yang berani seperti Mia. Hal ini agar membuat para pelaku pelecehan jera dan menjadikan jejaring sosial tempat yang nyaman untuk kita berekspresi.

sumber gambar: Facebook Mia Matsumiya
sumber berita : Mashable

Ditulis oleh Krepito Studio dalam Jejaring Sosial dan dengan tag

Tinggalkan balasan